Saat aku terbangun, aku segera mengerjakan kegiatan rohaniku di waktu subuh, dan berdoa “ ya Allah bebaskan aku dari hutang – hutangku, dan segerakanlah aku dapat membayarnya”
Setelah itu siang aku berangkat seperti biasa bersama suami tercinta, hari ini memang aku wajib membayar iuran alias cicilan hutang di bank seperti biasa, ada sich duitnya tapi blum mau saya bayarkan karena ada orderan yang cukup menguras uang sehingga aku mau tahan dulu. Setelah order di booking, dan tinggal bayar aku segera ke ATM untuk dapat tarik tunai dan bayar order tsb… weeeeladalaahhh la kok kata mesin ATM “maaf saldo anda tidak mencukupi” hmm, ada apakah ini? Ternyata setelah cek via internet rekeningku di grab otomatis karena ada pinjaman disana. Dalam hatiku, terimakasih tuhan engkau telah mengabulkan doaku tadi pagi, tapi karena saldo Cuma separo dari cicilanku hutang maka secara pembukuan aku baru membayar separonya saja. Tiba2 ada bunyi sms datang. Katanya saya order ini dan itu ya mbak, total sekian dan sekian, aku jawab saja dengan penuh senyuman, oke mbak, segera transfer saja ke Mandiri, BCA atau BRI, barang segera datang ke tempat anda.
Eh ladahah sms balasan lagi : saya lagi g bisa ke ATM bank yang biasa mbak, jadi saya pilih bank yang satunya aja”
Waduh pikirku, klo di transfer ke bank yang satunya, maka alamat akan di grab lagi, karena memang aku baru bayar cicilannya separo… hahahahaha ya gpp memang tuhan bener2 mengabulkan doaku. Smoga di lain kesempatan aku berdoa lagi “ Ya Allah bebaskan aku dari hutang – hutangku, dan segerakanlah aku dapat membayarnya, dan setelah bayar aku masih ada sisa 1000x lipat dari hutangku tadi, amien”
Dengar lagunya katty perry, aku jadi ingat klo malam ini ada konser katty perry di bogor. Pengeeeennn…. Itu kata dalam hati ini, tapi kenyataannya aku belum bisa memenuhi keinginanku yang satu itu, karena memang posisiku di jawa timur, dan tiketnya itu loh., masih mahal klo untuk ukuran kantongku saat ini, g tahu dech klo untuk 1 tahun kedepan (amien..). sebagai gantinya aku pasang speakerku yang gede dan puter lagu katty perry kenceng2.. hehe… pas tiba waktunya lagu firework, aku jadi terinspirasi untuk menjadi yang seperti katty bilang “may be you the firework”, yah kita memang tidak tahu klo mungkin kita adalah firework atau kembang api bagi seseorang. Seperti sifat kembang api yang selalu menjadi pusat perhatian karena kilau dan warnanya yang terlalu bagus untuk dilewatkan. Cumaaaa…. Kita nyalain fireworknya dimana dulu? Klo kita nyalain kembang apinya di dalam hutan ya mungkin g ada yang tahu selain orangutan dan yang ada malah dianggap pesan SOS semata huaaa, beda klo kita nyalainnya di waktu malam dan di tengah kota, waduh, ini dia baru firework yang sesungguhnya. Dan itulah cita – citaku sekarang ini, bukan jadi firework yang nyalain bom di tengah kuta BALI, tapi aku ingin jadi orang yang jadi pusat perhatian karena prestasiku. Karena aku bisa membina semua orang yang menggantungkan hidupnya di bawah bimbinganku. Aku ingin membahagiakan orang tuaku dan menjadi firework yang selalu mereka bicarakan, dan bukan kakakku. Hehe iri nich yee…
Aku ingin menjadi firework, dimana saat aku berada disana orang – orang akan datang untuk menimba ilmu. Dan aku ingin menjadi firework bagi anakku yang akan selalu jadi kebanggaannya selalu.
That all..
Salam motivasi
Label: Yukkk jadi Fire Work
Kmarin sempat ngobrol sama temen seperjuangan di dbc network, mb Rini… setelah lama menjalani pekerjaan via internet ini, ternyata namanya booring (kata orang barat sono) alias bosen ternyata bisa datang juga., sama seperti aku pas kerja di kantor dulu, setelah 5 tahun di posisi yang sama dg gaji naik dikit demi sedikit, ternyata lama lama bosen datang juga. Dan benar nyatanya kalau karir adalah passion sedangkan pekerjaan adalah alat. Dan kalau pakerjaan kita tidak sejalan dengan karir kita maka yang kita dapatkan hanyalah kebutuhan jasmani atau kebutuhan akan uang saja, tidak ada kepuasan dalam pekerjaan dan tidak ada hasrat untuk memberikan yang terbaik untuk pekerjaan kita sendiri, melainkan yang ada hanyalah niatan untuk menggugurkan kewajiban semata.
Tapi mencari pekerjaan memang tidaklah mudah, untuk ukuran saat ini ya… jadi banyak juga orang – orang yang hanya mendapatkan pekerjaan tanpa mendapatkan karirnya. Oleh karena itu saat mereka telah bosan dengan pekerjaan yang ada, mereka terlalu takut untuk pergi dan mencari passion atau karir yang mereka sukai. Mereka takut kalau nanti hanya menuruti kata “seneng” maka uang akan menjauh dan taruhannya adalah keluarga. Padahal kalau kita hanya bekerja untuk anak isteri alias untuk kebutuhan uang semata, maka kemajuan yang kita dapatkan hanyalah sejengkal bahkan nyaris tidak ada. Kita tidak mempunyai panggilan hati untuk meningkatkan karir kita di pekerjaan tersebut karena memang kita tidak mempunyai passion untuk melakukannya. Beda halnya kalau kita sudah menemukan karir kita di awal perjanalan, pekerjaan kita pas dengan apa yang kita gemari, maka kemajuanpun akan datang sangat cepat, kita selalu bersemangat untuk melakukan yang terbaik untuk pekerjaan kita, dan dengan sendirinya maka pemasukan akan terus meningkat.
Pertanyaan selanjutnya adalah apa yang terjadi kalau ternyata kita sudah merasakan passion atau karir kita ada disini tetapi di tengah perjalanan kita merasa bosan?? Hmmm… klo boleh dibilang orang ini memang kebangetan juga bisa ya?? Hehe tapi itulah yang kurasakan sekarang, jadi akhirnya ya rehat sejenak mungkin adalah sebuah pilihan untuk memulihkan pikiran kita yang jenuh, kata pepatah “dekat bau kemenyan, tapi saat jauh bau parfum oriflame” hehe..mungkin dengan agak menjauh sedikit akan muncul rasa kangen dan bisa kembali bersemangat dengan pekerjaan kita lagi.
Apakah anda sedang bosan dengan pekerjaan anda hari ini? Hehe yukkk cek lagi, apakah kita perlu cari pekerjaan baru atau hanya bosan sesaat? Cekidot!!!
Salam motivasi
Label: Bosan kerja..
Di penghujung tahun, ada masalah kerjaan yang rada serius. Gimana tidak, yang namanya kerja klo sudah tidak nyaman maka efectnya bisa sangat tidak bagus, karena apa – apa jadi salah dan klo g salahpun pasti akan nyari kesalahan. Klo aku sich menanggapi orang lebih legowo karena memang aku orang jawa asli yang selalu diajarkan sabar dan lebih memposisikan diri kita menjadi orang lain sehingga kita akan lebih mengerti kenapa orang ini marah2 sama kita.. (ciee….)
Nah masalah kantor ini bukan timbul karena ada percekcokan atau saling tidak cocokan yang menimbulkan pertengkaran di dunia nyata, tapi masalah ini timbul karena BLACKBERRY… yah sampai saat ini memang aku belum pernah punya alat komunikasi yang sekarang digandrungi orang – orang sekarang. Alhasil aku tidak punya PIN BB dan otomatis aku g ikutan nimbrung di dunia mereka. Klo masalah dicuekin aku sudah biasa sich, hehe tapi aku selalu menjaga agar para orang yang dibawahku itu selalu dalam dukunganku. Jadi misalnya klo orang – orang yang dibawahku di grup FB dicuekin maka aku akan segera menyahut agar mereka g terlalu merasa dicuekin. La ini berhubung aku g punya BB, alhasil pas orang di bawahku dicuekin mereka g ada yang nyahut…. Fatal dech jadinya. Dan masalah kecil alias cuek cuekan ini akhirnya berlangsung agak lama dan aku sama sekali g tahu karena aku g ikutan dalam dunia BB mereka. Lambat laun…lambat laun….theng te re ten teng……yang namanya bisul lama lama gede juga, dan pas masalah semakin panas, orang-orang dibawahku pada nelpon aku semua satu per satu katanya lagi males kerja dan pengen mogok aja karena merasa tidak diorangkan di grup BB, oleh mentor yang menjabat diatasku lagi. Hadeh… padahal klo g ada mereka aku g bisa apa – apa. Dan lagian si ibu mentor ini kenapa juga nyuekin orang – orangku, la wong mereka dapat gajinya juga hasil keringat orang – orangku ini. Nah saking jengkelnya salah satu orang di bawahku ada yang delet pertemanan BB salah satu mentor yang cuek dari BBnya dia. Trus besok si wakil ibu mentor kasih BBM yang isinya “ mbak, kamu hapus pertemanan si mbak ***an dari BB mu ya? Klo kamu menghapus seseorang dari BBmu berarti kamu membuang seseorang dari kehidupanmu. Bisnis is bisnis mbak, kamu salah klo mengambil keputusan dalam keadaan emosi gini”
Waduh la ini aku lagi yang kena getahnya. Gimana enggak, la wong masalah awal yang cuek cuekan tadi aja blum kelar malah lagi si embak leader ini kasih BBM g enak ke orang di bawahku… oalah mbak… mbak… g kasian sama aku to, yang g tahu apa – apa dan g bisa mencegah apa – apa karena aku g ikutan gaul ala BB mu, tapi malah kena getahnya. Padahal Cuma urusan delet pin BB, telp atau sms kan masih bisa to cin… karena memang PIN BB bukanlah parameter untuk silahturahmi kita.
Duh gusti, semprul ini juga ini BB, gara – gara dirimu rusak dech usaha yang selama ini aku bangun. Tapi semoga di tahun yang baru nanti aku bisa dapat BB baru yang bisa bermanfaat untuk mencegah hal ini terulang kembali…hiks..
Saat aku naik angkot bersama anak tunggalku, ada seorang ibu yang banyak omongnya, aku bilang banyak omongnya karena memang dia ditanya sedikit saja jawabannya sudah panjang kali lebar. Nah akhirnya giliran dia bercerita tentang profesinya aku sedikit tergelitik saat dia bilang klo dia pernah menjadi seorang penjahit borongan, capeknya minta ampun tapi upahnya amat sangat kecil. Dia sempat lama menjalaninya dank arena suatu hal dia diharuskan pulang ke kampong halamannya. Karena tidak mungkin kembali lagi ke kota, maka dia putuskan untuk membangun usaha sendiri, awalnya dia ragu karena berpikir klo membuka usaha sendiri butuh modal yang besar dan juga harus berani rugi duluan. Tapi setelah dijalani dan bertahan dia lebih sukses, bahkan hal yang dia takutkan saat awal membuka usaha tidak terjadi sebegitu buruk seperti bayangannya. Lalu dia berkata bahwa “andaikan saya g takut untuk membuka usaha sendiri maka sudah lama saya meninggalkan profesi buruh jahit borongan itu mbak, tapi gapapalah, biar semua itu jadi pengalaman”.
Dari cerita ibu diatas dan menurut apa yang aku alami sendiri ternyata pengalaman adalah sebuah hal yang perlu, tapi jangan sampai kehidupan kita hanya untuk pengalaman saja. Coba bayangkan klo seumur hidup kita tidak bisa memberikan yang terbaik buat anak kita, orang tua kita dan orang yang kita sayangi. Apakah kita masih bisa berbicara “ah biarlah jadi pengalaman saja..” pasti jawabannya adalah tidak mungkin, kita pasti akan menyesal seumur hidup kita.
Jadi klo memang dirasa kehidupan kita saat ini adalah bukan yang kita maui, maka jangan ragu untuk membuat sebuah pembaharuan, jangan takut untuk banting setir karena semakin cepat kita banting setir saat keadaan sudah tidak mau berubah maka semakin cepat kita menemukan jalan baru dan siapa tahu jalan baru tersebut membawa kita ke sebuah impian dimana kita bisa bilang klo masa lalu kita itu semua biarlah jadi pengalaman kita saja karena kita sudah menemukan perjalanan yang sebenarnya.
“MAKE THAT CHANGE”
dbc – network Oriflame
Di pintu gang rumahku ada seorang janda yang baru saja membuka warungnya, namanya mbak Minthuk. Sebulan awal dia membuka warung aku sama sekali tidak tertarik untuk mampir atau membeli makanan di warung mbak Minthuk. Bukan g mau, tapi memang aku jarang sekali makan diluar klo sedang di rumah. Suatu hari aku harus segera mencari dukungan internet yang kuat untuk bisa mengadakan training online dengan ratusan memberku di dbc network
oriflame. Alhasil aku harus kluar rumah, karena anakku blum makan dari pagi maka aku putuskan untuk mampir di warung mbak Minthuk untuk membeli sebungkus nasi dan minuman. Dan ternyata saat aku membayar, WOW… murahnya minta ampun, makanan dan minuman yang aku pesan setara dengan puluhan ribu bisa aku beli di tempat lain tapi di tempat mb Minthuk hanya di hargain 5 ribu rupiah saja. Waduh murah amit pikirku dalam hati. Esok harinya saat aku tidak bisa masak aku ajak suamiku pergi ke warung mb Minthuk, awalnya dia nolak karena bukan warung langganannya, tapi sesampai pulang dari warung tersebut suamiku malah ketagihan dengan masakan mb Minthuk yang g kalah enak dan murahnya itu lho.. hehe
Alhasil suamiku jadi g pernah makan di rumah sama sekali, pagi, siang dan sore dia datang ke warung mb Minthuk, bahkan malam sekalipun klo laper dan mb Minthuk masih belum tutup maka dia akan makan disana.
Bagiku sich g masalah dia mau makan dimana itu urusan dia, tapi ternyata lama – lama orang sekitar warung mb Minthuk sering ngomong yang kurang enak di hati, yang katanya aku malaslah, g bisa masak dan g ngurusin suami dll… hadeh… ditahan sich bisa tapi kupingku panas juga akhirnya.
Nah akhirnya aku putuskan perang melawan mb Minthuk agar aku bisa mendapatkan suamiku kembali makan di rumah. Setiap pagi saat aku mau belanja aku mampir ke warungnya sekedar membelikan anakku minuman dan bertanya mb Mintuk hari ini masak apa aja? Maka setelah aku mendapatkan jawaban aku segera membeli semua bahan untuk masak menu yang sama dengan warung mb Minthuk. Begitu terus setiap harinya hingga suamiku lebih memilih makan di rumah dengan menu yang sama dengan warung mb Minthuk.
Aku selalu bilang pada semua memberku di dbc network, bahwa pekerjaan apapun yang sekarang kita tekuni maka cintailah terlebih dahulu agar dengan cinta ini kita selalu punya kekuatan untuk bisa melanjutkannya. Nah untuk bisa selalu cinta maka biarkanlah diri kita selalu mengingat pekerjaan kita ini dulu. Biasakanlah dengan semua tantangannya dan lambat laun kita akan cinta dengan sendirinya. Tapi pertanyaannya sekarang, kok aku bisanya dapat kata – kata ini untuk aku wejangkan ke para memberku? Padahal dulu aku g pernah dapat kata – kata ini dari pendahuluku… trus aku merenung ke masa belakang..dan ternyata jawaban dimana aku bisa menemukan rasa cintaku kepada oriflame dan dbc network aku temukan juga, seperti orang jawa bilang : WITING TRESNO JALARAN SOKO KULINO, rasa cinta datang klo kita sering bertemu, sering berbicara dan terbiasa, sama halnya denganku tiap bulan aku mendapatkan puluhan catalog oriflamme, berserta CPLnya, berikut Flyer – flyer promonya. Genap beberapa bulan saja barang – barang tersebut akhirnya bertumpuk2 hingga hampir di seluruh bagian rumahku terdapat catalog oriflame maupun CPLnya. Kadang klo suamiku kehilangan alas untuk Mouse komputernya maka di gunakan kertas CPL untuk jadi penggantinya, si embok yang masak pun kadang mengambil 1 katalog yang sudah tidak terpakai untuk dia bakar bersama kayu di tungku beliau memasak. Anakku yang masih bayi kadang suka main tebak product bersama ayahnya, atau neneknya, bahkan pernah sebagian kertas CPL hampir termakan olehnya karena dia mengunyah – nguyah ujung kertasnya, hadeeeh…darimana g jatuh cinta sama oriflame, lawong dari semua bagian kehidupanku dia selalu ada. Aku selalu melihatnya, dan lama – lama aku mengenalnya lebih dalam dan aku jatuh cinta.
Jadi buat yang sudah jadi member dbc network oriflame, yang belum sepenuh hati menjalankan bisnis ini, mungkin tips dari aku terbarkan saja barang – barang yang berhubungan dengan dbc network dan oriflame di semua tempat yang sering kita lalui, maka alam bawah sadar kita lama lama akan menerima kehadiran dbc network dan oriflame ini sebagai pintu kesuksesan kita. Tapi yang blum bergabung…. Boleh dech klik disini







